Jumat, 11 Desember 2009

KEJURNAS ANTAR PELAJAR AKADEMI SENI BERTARUNG KYOKUSHIN INDONESIA Denpasar Bali pada tanggal 28 – 29 November 2009 di GOR SATRYA MANDALA BHAKTI Jl. R

KEJURNAS ANTAR PELAJAR AKADEMI SENI BERTARUNG KYOKUSHIN INDONESIA,

-Lokasi : GOR SATRYA MANDALA BHAKTI Jl. RAYA KESAMBI KEROBOKAN KUTA, DENPASAR.

- Tanggal : 28 – 29 November 2009

- Peserta : SUMUT; PEKANBARU; BALIKPAPAN; KUTAI TENGGARONG KALTIM; JATIM; JATENG; DIY; JATIM; BALI; NTB ).

Hasil Kejuaraan adalah sebagai berikut:

Kelas yang dipertandingkan :

1. Anak – Anak Pemula (SD I – III )

Juara 1. Anom Krisna Dwi Pradnyana ( SD Cipta Dharma – Denpasar )

2.Dewa Ruci -Jatim

3. Bagus Nyoman Satwika Yasa (SD 14 Padang Sambian – Denpasar )

4. Nyoman Purda ( SD 8 Kesiman – Denpasar )

2. Anak – Anak A (SD III – V ) Juara 1. Dewa Gede Eka Mahendra ( SD Bali Public School – Bali )

2. Putu Ari Kusuma (SD 2 Kesiman )

3. Prabu Priyo. W (DIY)

4. Yosep Yudi. D (Jatim)

3. Anak – Anak B ( SD V – SMP I )

Juara 1. I Gusti Agung Lingga Y. S ( SD 9 Denpasar – Bali )

2. Made Ngurah Mulya .P ( SD 14 Denpasar – Bali )

3. Agus Indrawan (Riau)

4. Satria Indra Wangsa ( Jateng )

4. Kelas Pra Remaja (SMP II – SMA I )

Juara 1. Putu Tony Oktavian (SMP Karang Asem – Bali )

2. I Wayan Suardika (SMP Sidemen – Bali )

3. I Made Suandi Mulya (SMP PGRI 5 – Bali )

4. Kadek Suara Adi Saputra ( SMK PGRI – Denpasar )

5. Kelas Remaja ( SMA )

Juara 1. I Gusti Ngurah Parwata ( SMK Klungkung – Bali )

2.Kadek Pradingga Sugama Putra ( SMP 8 Denpasar )

3. Surya Parta ( Jatim )

4. M. Akbal ( Jawa Tengah )

6. Kelas Putri Bebas

Juara 1. Listia Uqi Pratiwi ( Raj Yamuna – Bali )

2.Retno Widiastuti ( DIY )

3. Shinta Permata Sari ( Jawa Tengah)

4. Dewi Maharani ( Jawa Tengah )

7. Kelas Kata Putri

Juara 1. Priska Weni . M ( DIY )

2.Isnaini ( DIY )

3. Lia Angelina ( DIY )

4. Listia Uqi Pratiwi ( Raj Yamuna – Bali )

8. Kelas Putra Dewasa Bebas

Juara 1. Taufik Makhsum ( PGRI 5 – Bali )

2.M. Saddam ( Kaltim )

3. Robby Hidayat ( UKDW – DIY )

4. Singgih Adlin Diarsa ( DIY )

9. Best Fighter Ronaldo Kids Tarigan ( SUMUT )

Kamis, 16 April 2009

Buat Apa Kita Belajar Karate ?


BUAT APA KITA BERLATIH KARATE?
Pertanyaan ini pernah terlontar kepada Sosai Mas. Oyama. Jawaban beliau adalah: Supaya kita selalu siap dalam berbagai keadaan dan kita akan bertambah kuat. Sebesar apapun badai kehidupan yang datang, seorang penganut Kyokushin akan berdiri kokoh pada kedua kakinya. JADILAH ORANG YANG TEGAR!, pesan ini yang selalu ditekankan pada murid-murid Sosai Mas.Oyama.
Kehidupan jalan Kyokushin memang melalui jalan terjal, berliku dan dilalui tanpa mengenal lelah. Penganutnya memegang teguh Oshishinobu. Oshishinobu artian harafiahnya adalah membelenggu. Maksudnya adalah dengan membelenggu diri dengan melakukan sekuat tenaga dan bertahan sekuat tenaga. Setiap Pendidikan (Latihan) dojo, Guru dan murid membiasakan diri untuk menahan keinginan nafsu, bahkan kebutuhan manusiawi seperti : Rasa lapar, dahaga, lelah, amarah bahkan sakit dan berusaha terus tanpa bosan untuk bisa mencapai apa yang dikatakan dengan menjiwai arti yang sebenarnya. Sehingga para penganut Kyokushin yakinlah suatu saat disadari atau tanpa disadari akan didapat banyak keuntungan yang luar biasa. Dengan demikian, marilah kita terus berlatih melalui disiplin kyokushin Karate. Jadikanlah diri kita menjadi lebih baik dan berprestasi pada kehidupan kita.
Marilah bersama kita petik ajaran yang telah susah payah diperjuangkan seorang Pendiri Kyokushin Karate bernama Masutatsu Oyama. Ajaran Kyokushin ini berawal dari gerakan dasar yang diulang-ulang sampai mencapai kesempurnaan. Berlatih Kyokushin Karate pada dasarnya adalah pengulangan gerakan dasar (KIHON) yang melelahkan (bila dilakukan sekuat tenaga dan sungguh-sungguh) pada setiap sesi latihan, sampai benar-benar paham. Seseorang dikatakan bisa Karate bila sudah melakukan 1.000 kali latihan dan diperlukan 10.000 kali latihan untuk dapat memahaminya, Latihan dasar itu dilakukan seperti dimulai pada sebuah titik dan dilanjutkan melalui jalan yang sama pada sebuah lingkaran (tiada akhir). Kyokushin Karate sebenarnya ilmu yang simpel dan mudah dipelajari siapapun.
Bosan, itulah yang akan ditemui pada mula awalnya. Disinilah benar-benar ditantang jiwa pribadi kita untuk mengalahkan diri sendiri dan berusaha untuk melaluinya hingga kita pada akhirnya akan berjalan menerus dengan melenggang kangkung. Rasa Bosan, malas, enggan, takut kecapekan, takut sakit, rendah diri dan bermacam alasan senada itulah beberapa rasa manusiawi yang benar-benar harus digempur oleh pribadi kita agar menjadikan diri kita pribadi yang lebih baik.
Sosai Mas.Oyama pernah berkata: Kyokushin tidak akan pernah bisa di masalkan karena Sosai lebih baik memilih jalan agar diikuti para pengikutnya pada jalan yang sempit tetapi TERHORMAT. Kenapa kata terhormat pada kalimat diatas saya pertebal dan digaris bawahi?. Fakta yang ada sekarang adalah nilai-nilai luhur Kyokushin ada beberapa yang hilang setelah meninggalnya Sosai Mas.Oyama. Hilangnya nilai-nilai tersebut diakibatkan karena hawa nafsu. Banyak yang terbuai pada ketenaran atau harta. Kehormatan yang diajarkan oleh Sosai Oyama bukan kehormatan sesaat lewat ketenaran atau kaya dengan harta. Ingatlah keinginan untuk tenar dan harta itu akan mudah menjadikan buta-nya mata hati!.
Dalam sebuah perguruan terdapat banyak orang yang berlatang belakang berbeda, antara lain: suku, kepercayaan, sosial, dan segudang perbedaan lainnya. Untuk menjadikan kompak diperlukan rasa kesetia-kawanan yang kuat. Dibutuhkan figur manusia Kyokushin sejati untuk menjadi pemimpin yang adil, bijaksana, jujur, terpercaya, pintar, dan rela berkorban serta menempatkan dirinya tidak lebih tinggi. Jujur saja ini sangatlah sulit dan pelik. Bagaimanapun pemimpin juga manusia yang tidak bisa lepas dari yang namanya salah dan lupa. Begitu juga para pelatih-pelatih Dojo, mereka juga manusia yang memiliki hawa nafsu. Hawa nafsu dan rasa kesetia kawanan inilah yang sekarang sudah banyak tidak dipedulikan oleh para pelatih-pelatih Dojo yang mengatas namakan Kyokushin. Banyak Pelatih dan ada beberapa bahkan sangat senior mudah berbelok arah, demi kepentingan pribadi dan enggan untuk berpikir lebih dalam.
Berawal dari berderet pengalaman bertahun-tahun yang pahit dan getir, maka dirasa ajaran mulia itu sudah seharusnya ditegakkan kembali. Sekumpulan orang yang memiliki hati dan berjiwa Kyokushin Sejati membentuk sebuah organisasi kependidikan yang dinamakan AKADEMI SENI BERTARUNG KYOKUSHIN KARATE INDONESIA yang berazaskan BUDO.
Apakah Budo itu?
Budo adalah jalan pertarungan. Kyokushin Karate tidak hanya mengajarkan pertarungan secara fisik saja. Menjadi seseorang yang mampu bertarung fisik dan memenangkan perkelahian (Kumite) atau pertarungan fisik dalam bentuk lain bukan tujuan akhirnya, akan tetapi merupakan langkah awal dari tujuan yang akan dicapai.
Pertarungan adalah jalan kehidupan (The Survival of live). Pertarungan akan mencerminkan jiwa sportif (watak ksatria) maupun sebaliknya yang sesungguhnya. Pertarungan akan mencirikan kepribadian manusia. Lincah, cerdik, rajin, berani, bisa menyahut kesempatan dalam kesempitan, bergairah, bersemangat dan masih banyak lagi dengan hal senada, begitu pula dengan kebalikannya. Lincah akan tentu lebih unggul daripada lambat, Cerdik akan lebih menguntungkan dari bodoh, Rajin akan lebih berkwalitas daripada malas dan selanjutnya. Disinilah Budo mengajarkan untuk lebih mengerti dan paham mengenai spirit yang kuat, dengan Spirit maka manusia mampu berkarya dan berprestasi.
Kyokushin karate mengajarkan kepada pengikutnya untuk menjadi seseorang yang kuat, unggul dan berprestasi dalam hidupnya. Jalan yang ditempuh untuk menjadi insan Kyokushin Karate yang utuh adalah tidak meninggalkan usaha selalu memperkuat diri, menambah kemampuan diri dengan cara tiada hari tanpa latihan ... plus mengembangkan wawasan dengan cara rajin membaca dan atau menulis. Malas, rasa rendah diri, sombong dan setumpuk sifat buruk lain memang musuh utama kehidupan manusia. Watak, sifat dan kebiasaan yang buruk harus di hancurkan dengan selalu bersemangat tinggi untuk membentuk diri menjadi yang lebih baik.
Kyokushin karate adalah salah satu penganut Budo dengan ciri tidak meninggalkan pendidikan budi pekerti dan pemahaman tentang sebuah semangat hidup pantang menyerah. Pengikut yang memahami Kyokushin Karate akan terbentuk menjadi individu yang siap dalam menghadapi kehidupan.
Apakah orang yang ahli bertarung fisik akan menang terus menerus?,
Itu tidak mungkin. Dunia ini, diatas langit masih ada langit. Semua orang semestinya harus sadar akan hal tersebut. Seseorang ada masanya akan lemah, menjadi tua dan rapuh selanjutnya yang pasti dan tidak bisa ditawar lagi.... mati.
Pertarungan dalam kehidupan kita jangan diartikan bertarung secara fisik saja. Bila pertarungan fisik saja yang ditekankan dalam pelajaran yang ada, apa yang terjadi? Ego merasa paling kuat dan mampu berkelahi (sok jagoan) dengan menindas yang lemah, perang yang tiada henti, bentrok antar kelompok dan anarkis yang merajalela dan kedzoliman ada dimana-mana.
Perlu kita ambil hikmah dari pengertian diatas. Pertarungan membutuhkan pengorbanan fisik, mental dan materi yang tujuan selanjutnya kita bermental baja, berani menetapkan pendirian dan mampu mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah dan atau bahkan bernyali untuk menegakkan kebenaran. Inilah sekelumit jiwa dari seorang petarung sejati. Jiwa seorang Petarung akan kokoh dan tegar dalam menjalani kehidupan. Diperlukan watak ksatria, berani, cerdik dan kemampuan untuk melakukan pertarungan. Kunci dari pertarungan ini adalah mampu mengalahkan diri sendiri sebelum ada keinginan untuk mengalahkan orang lain.
Untuk lebih memahami arti yang sebenarnya dari kyokushin karate, memang diawali dari latihan fisik, dituntut tidak mengenal lelah dan terus menjalankan kehidupannya melalui disiplin Kyokushin Karate. Tetapi dalam Kyokushin Karate ini ada yang jauh lebih penting dan bermakna yakni tata krama dan kesopanan. Setiap latihan atau bertemunya antar Karateka Kyokushin tanpa peduli dari manapun asalnya, selalu diawali dengan kesopanan dilalui dengan kesopanan dan diakhiri pula dengan kesopanan. Sikap ramah tamah dan sopan sangat ditekankan agar menyatu dengan jiwa setiap anggota, sehingga otomatis akan membentuk rasa persaudaraan, cinta kasih dan menjadi manusia berbudi pekerti yang luhur. Sikap adalah salah satu indikator dalam menapak kesuksesan. Menjaga sikap yang baik dan benar akan membentuk seseorang menjadi pribadi yang berprestasi dalam kehidupannya.
Jiwa kyokushin adalah jiwa perjuangan, seseorang yang telah mendalami Budo dengan sungguh-sungguh ditakdirkan untuk melakukan perjuangan dalam hidupnya. Tahulah kini kita sebenarnya Kyokushin menawarkan hal-hal yang dapat membantu kita mengembangkan segi-segi kepribadian dan kejiwaan kita.
Marilah jadikan diri kita dan hidup menjadi lebih berprestasi dengan menjalankan seluruh kehidupan ini melalui disiplin Kyokushin Karate.

GANDI ALI M
NOVEMBER 2008

email


OSU.
Kemarin belum lama ini sesuai janjinya Sensei Kim Liong mengirim email kepada saya, beliau sangat ingin pelajaran hidup ini ditulis dalam tulisan saya. Inilah kutipannya:

Seorang seniman italia bernama Michael Angelo Buonarroti mendapat perintah membuat lukisan untuk gereja. ia telah mencoba merombak lukisannya berulang kali namun ia belum dapat menciptakan lukisan yg baik menurutnya. Suatu hari ketika ia berada di kedai minuman, ia mendengar seorang laki-laki berkata kepada pelayannya, "ANGGUR INI SUDAH MASAM,SEGERALAH MEMBUANGNYA". Maka pelayan itu pun memecahkan guci berisi anggur yg sdh asam tersebut sehingga air anggur itu mengalir keluar dan terbuang. segera pelayan itu membawa sebuah guci berisi anggur yg baru. Melihat itu, michael angelo segera pulang kerumah dan membuang lukisan-lukisannya yg lama dan malam itu ia berhasil menciptakan sebuah lukisan baru yg sangat bagus.Terus melihat sesuatu yg tdk baik di dalam hati dan pikiran,akan merampas semua suka cita, peluang untuk maju dan hidup berkemenangan.Memang masing-masing kita pasti mempunyai pengalaman yg berbeda satu dg yg lain sepanjang tahun ini. Kita semua tdk lepas dari dua sisi kehidupan,yaitu sisi suka dan sisi duka. Suka dan duka di dlm kehidupan berrumah tangga,di dlm bisnis serta pekerjaan, di dlm penderitaan atau sakit penyakit, di dlm menjalin hubungan dg seseorang,bahkan di dlm pelayanan. Tentu sisi suka akan menjadi kenangan yg manis yg dpt membuat wajah kita berseri-seri bahkan tersenyum mengingatnya. Tetapi biasanya yg menjadi masalah ialah sisi duka yg tdk jarang membuat kita sedih atau bahkan menyebabkan kita menyimpan dendam serta kepahitan yg tdk pernah hilang.Anthoni Robbins berkata,"Waktu yg lalu tdk akan pernah sama dg waktu yg akan datang." Apakah anda mengalami byk kegagalan, kekalahandan pengalaman menyakitkan sepanjang tahun ini?Bangkit dan bangunlah imanmu kembali.Tahuh harapan sepenuhnya kepada Tuhan dan lihat, bgmn IA berkarya di dlm hidupmu. BUANGLAH ANGGUR ASAM YG LAMA BERSERTA KIRBAT LAMA DAN MILIKILAH ANGGUR BARU BESERTA KIRBAT BARU YG TELAH TERSEDIA BAGI KITA... ANGGUR YG BARU YG MURNI HRS MENDAPAT KIRBAT BARU SEBAB JIKA ANGGUR BARU DITEMPATKAN DI KIRBAT YG LAMA MAKA KIRBAT LAMA AKAN SOBEK...BAGI ORG PERCAYA SELALU ADA HARAPAN UNTUK HARI ESOK..HARI ESOK AKAN LEBIH BAIK DARIPADA HARI INI...

Pesan Sensei Oei Kim Liong kepada saya pada saat itu adalah: ”Tolong Jaga Akademi Kyokushin yang bersama-sama kita bentuk. Selalu berikan pengalaman pahit untuk pelajaran.”
Memegang ajaran Sosai Mas. Oyama yang benar dan suci itu ibarat cerita anggur murni diatas. Kita harus membarukan semangat kita (berkibrat baru) jangan sampai semangat kita usang (seperti kibrat lama). Ajaran Kyokushin ini terlalu murni. Sudah terbukti ada kibrat kyokushin lama sudah sobek karena wadahnya bersemangat usang untuk kemajuan Kyokushin, mereka terperosok pada keinginan untuk kekayaan atau ketenaran.
Tugas kita adalah selalui memperbaiki wadah dan murnikan kembali ajaran Kyokushin tercinta ini melalui AKADEMI SENI BERTARUNG KYOKUSHIN KARATE.
Akhir kata saya mohon maaf yang sebesar-besarnya bila ada pihak yang merasa dirugikan.
OSU.
SP.GANDI ALI M
JANUARI 2009

Disiplin Karate


Adalah seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah.
Hari pertama anak itu telah memakukan 37 paku ke pagar. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.
Akhirnya tibalah hari di mana anak tersebut sama sekali tidak kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari di mana dia tidak marah. Hari-hari berlalu dan anak laki-laki ini akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut. Sang ayah menuntun anaknya ke pagar. Kau telah berhasil dengan baik, anakku, tapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini TIDAK PERNAH BISA SAMA SEPERTI SEBELUMNYA. Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini. Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang lalu mencabut pisau itu, tetapi tidak peduli berapa kali kamu meminta maaf, luka itu tetap ada.
Demikianlah sekelumit cerita yang sebenarnya sudah pernah kita dengar. Setiap membaca cerita ini kita seolah diingatkan betapa pentingnya untuk selalu menjaga sikap, kata ataupun perbuatan yang kiranya dapat membuat orang lain sakit hati.
***********
Belajar melalui disiplin Kyokushin Karate melalui Akademi Seni Bertarung Kyokushin Karate tidak hanya saja kita dapatkan ilmu untuk bertarung. Tetapi menyelamlah sedikit lebih dalam kita akan temukan banyak sekali ajaran mulia yang kita dapat. Salah satu dari ajaran itu adalah membentuk jati diri kita menjadi orang yang lebih memiliki rasa kasih dan rasa sayang.
Didunia ini setiap hal bagaikan dua buah mata keping uang. Ada besar ada kecil, ada baik ada buruk, ada gelap ada terang, ada kasar ada halus, tidak akan ada atasan bila tak ada bawahan, tak kenal rasa hormat atau segan bila kita tidak tahu yang namanya kurang ajar, dan selanjutnya.
Di Akademi Seni Bertarung Kyokushin kita belajar dan sangat akrab dengan kekerasan, dipelajari dengan benar bagaimana bagian tubuh kita menjadi mesin pembunuh. Tetapi, di akademi kita ini ajaran lebih ditekankan dan diutamakan pada kesopanan, sikap yang selalu hormat menghormati, disiplin yang kuat akan tata krama. Ingat, pelajaran (latihan) dalam dojo selalu dimulai, dijalani dan diakhiri dengan penuh kesopanan. Murid wajib menghormati guru, Kohai lebih menghormati Senpainya, begitu juga guru atau senior juga menghormati murid / yuniornya. Benar-benar ditekankan saling menghormati dan menyayangi sesama teman maupun dengan guru, sehingga timbul rasa persaudaraan yang erat.
Misalnya, Biarpun mereka sehabis melakukan jiyu kumite (pertempuran) dojo yang sengit bahkan sampai berdarah-darah, tetapi sehabis waktu latihan (belajar) mereka pulang dengan bergembira ria dan bercanda seperti biasa. Rasa ingin menjatuhkan atau meng KO lawan saat jiyu kumite yang baru saja usai benar-benar sudah terlupakan, berubahnya rasa hati yang secepat itulah yang sebenarnya masih teka-teki. Teka-teki ini tak butuh jawaban. Indah bukan?
BUKTI.. disini bahwa bila kita mengenal kekerasan dengan jalan yang benar, maka kita akan lebih mengenal rasa menyayangi dan mengasihi sesam

Salah besar bila bergabung di Kyokushin untuk menjadikan bagian tubuh kita untuk hanya bisa jadi mesin pembunuh atau petarung yang tak terkalahkan. Kemampuan bertarung itu merupakan bonus saja. Memang orang yang berlatih Kyokushin Karate dengan sungguh-sungguh, beberapa anggota tubuhnya akan berbahaya bagi orang lain. Seorang petarung Kyokushin akan mampu bertarung jarak jauh maupun jarak pendek. Dalam bertarung harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Memang badan akan terasa sakit, napas serasa mau habis, capek, memar, bahkan kadang sampai mengucurkan darah segar apalagi jika tidak berhati-hati dan sembrono maka akan fatal. Disitulah petarung harus bertahan dan melakukan dengan mengerahkan semua tenaga dan kemampuan yang ada. Tetapi Jiyu Kumite ini juga merupakan salah satu bentuk LATIHAN. Betul-betul kelihatan dan tercermin mental dan watak seseorang.
Disinilah akan terbentuknya mental seseorang, mental petarung, mental ksatria. Kekuatan tanpa keadilan adalah Kedzoliman. Keadilan tanpa kekuatan maka keadilan akan mudah goyah (sulit ditegakkan).
Mereka yang berjalan melalui jalan hidup Kyokushin yang bergabung dalam Akademi Kyokushin Karate, dituntut juga untuk mempelajari masalah tata krama, tepo seliro serta berkepercayaan (agamis).
Salah satu ajaran tentang tata krama,. disiplin dan bersikap baik inilah yang terus kita pupuk dan lestarikan melalui Akademi Seni Bertarung Kyokushin Karate. Seharusnya mereka yang sudah belajar melalui jalan Kyokushin karate, akan lebih baik dan halus budi pekertinya, lebih sabar, lebih menghormati guru, lebih bertata krama, lebih cerdik mensiasati masalah kehidupan, lebih setia kawan dan banyak lagi kelebihan yang bersifat positif. Sungguh bangganya kita sebagai orang Kyokushin.
Kyokushin memang memuat ajaran yang luar biasa, akan tetapi Kyokushin bukan jalan menjadi kaya. Kita tidak bisa hidup dari Kyokushin. Kyokushin Karate adalah ajaran tentang mental, budi pekerti, dan menjadikan seseorang sehat dan (sekali lagi saya tekankan) bonusnya adalah kemampuan bertarung.
Ajaran Kyokushin ini, janganlah menjadi seperti produk dagang yang dapat untuk mengeruk keuntungan pribadi atau golongan. Seseorang telah gagal dalam menempuh jalan melalui disiplin Kyokushin bila memperhitungkan Kyokushin untuk tujuan demi harta semata. Seorang guru yang memberikan pelajaran Kyokushin Karate seharusnya mengerti benar dan memahaminya. Uang memang bisa membutakan matahati, membelokkan pikiran dan merusak idealisme. Memang kita tidak menutup mata bila uang sangat diperlukan dalam kehidupan kita, tetapi janganlah uang dijadikan tujuan pokok. Bila uang sudah menjadi tujuan hidup utama kita, bersiaplah masuk ke jurang kesesatan. Saya hanya ingin mengingatkan, di dunia ini banyak yang tidak bisa dibeli dengan uang. Berapapun!.
Bila ada orang mengaku sebagai Kyokushin sejati, sudah meninggalkan ajaran utamanya, sehingga sampai hati merusaknya sendiri demi kepentingan pribadi, bagaimana nasib Kyokushin tercinta ini akhirnya?
Tetapi kita semua adalah manusia yang selalu ditempati oleh salah dan lupa. Saatnya kita berusaha untuk ingat kembali dan mau untuk terus memperbaiki diri daripada sibuk mengoreksi kelemahan dan kekurangan orang lain.
Ajaran dalam Kyokushin ini tidak bisa dipaksakan. Perlu mental baja untuk menjalaninya, kita tidak bisa memaksakan kehendak biarpun ajaran Kyokushin yang diberikan Sosai Mas.Oyama sudah ada yang berbelok arah tujuan. Biarlah para murid yang belajar di Kyokushin atau orang yang merasa dirinya menjadi Kyokushin memilih dan menentukan.
Disaat kita mencoba memaksa orang agar mereka menjadi seperti yang kita inginkan, kecenderungan mereka untuk mempertahankan diri, keras kepala, dan sakit hati muncul. Namun, apabila Kita memberi mereka peluang untuk menolak perubahan itu, berarti kita juga memberi mereka kebebasan untuk berubah.Berhentilah menerima orang berdasarkan apa yang dapat, harus, atau akan terjadi pada mereka andaikata mereka mendengarkan kita. Kita akan terus memandang seseorang melalui kacamata keharusan, kepantasan, tuntutan dan prasangka sampai kita menerima orang lain tanpa syarat.
Marilah terus belajar dan melatih diri kita, melalui disiplin Kyokushin Karate, yang benar-benar mengembangkan ajaran Kyokushin melalui Akademi Seni Bertarung Kyokushin Karate Indonesia.

SP. Gandi Ali M
Desember 2008

BAGAIMANA MEMBUAT PELAJARAN (LATIHAN) KARATE MENJADI MENYENANGKAN.


Osu.
Kadang dalam awal latihan (5 tahun awal) kita akan merasa jenuh, bosan atau malas. Banyak alasan yang timbul saat tiba waktu latihan yang benar-benar menguji kita.
Latihan dojo yang umumnya seminggu 2 X, dimana dalam 1 sesi latihan artinya menapak (dengan berat dan terengah-engah) untuk satu anak tangga kemajuan diri dan sekali absen latihan adalah memperosotkan diri jatuh ke beberapa anak tangga kemajuan.

Marilah kita melihat masa awal ketika kita masuk dojo. Senang, semangat, ingin tahu, dll bercampur aduk jadi satu. Padahal otot masih kaku, belum bisa apa-apa, tidak jarang diketawakan oleh kawan berlatih lain disaat melakukan kesalahan atau kaku, tetapi ejekan itu tidak digubris, karena ada keinginan yang kuat dari dalam diri kita untuk ingin bisa.

Sekarang... marilah berhenti sejenak.. tanya dan introspeksi kedalam diri anda selama aktif dalam sesi pelajaran (latihan dojo). Apakah anda jumpai perubahan dalam diri anda? Apakah anda menjadi tambah kuat? Apakah anda menjadi lebih tangkas? Apakah anda menjadi lebih berani? Apakah anda lebih mengerti dengan tata krama?.

Kalau anda tidak memiliki jawaban dengan pertanyaan diatas (kemajuan), saya pastikan anda berbohong atau orang yang sangat merugi. Kemajuan dan perubahan menjadi lebih baik pasti terjadi dalam diri kita. Maka berusahalah terus belajar lebih keras, menyemangati diri, menggali potensi untuk terus selalu memperbaiki diri.

BAGAIMANA MEMBUAT LATIHAN MENYENANGKAN?

Saya tidak ingin menutup-nutupi kelemahan yang ada. Persoalan yang sangat umum terjadi adalah terkadang kita bersemangat dengan Guru A tetapi kurang senang bila pelajaran diberikan guru B?. Terus terang, saya juga pernah mengalami hal seperti itu. Tetapi kenapa sampai sekarang saya masih konsisten bahkan aktif?

Jawabannya adalah jadikan Kyokushin sebagai jalan hidup dan bulatkan tekad untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Siapapun yang memberikan pelajaran, jangan pedulikan... dan lakukan dengan semangat yang menggebu demi diri pribadi menjadi yang lebih baik. Ingat setiap insan manusia pasti diberikan-Nya kelebihan. Gali kelebihan yang dimiliki guru yang ada di depan. Daripada capek kita memikirkan siapa yang memberikan pelajaran, lebih baik kita buat diri kita capek melakukan semua gerakan dengan sungguh-sungguh. Jangan terus ”nglokro” dan tidak mau berangkat latihan. Merugilah bila anda sibuk dengan memanjakan diri, cengeng dan mengasihani dir sendiri.

Kyokushin memang didahului melalui latihan fisik, bila kita sungguh-sungguh niscaya anggota tubuh kita bisa dijadikan alat atau mesin pembunuh. Insan yang mendalami ajaran Kyokushin dengan benar untuk menjadi seseorang petarung sejati adalah tujuan awal. Tujuan ajaran Kyokushin yang lebih mulia adalah menjadi seseorang ksatria dan mampu melawan diri sendiri dan bisa mendapatkan kemenangan Sejati.

”Kemenangan Sejati bukanlah kemenangan atas orang lain, namun kemenangan atas diri sendiri”. Ia bertanding melawan dirinya sendiri, bukanlah dengan orang lain, karenanya tidak perlu bermain curang. Keinginan untuk mengalahkan orang lain adalah awal dari kekalahan diri sendiri. Motivasi untuk berprestasi dan menang sejati tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki, dendam. Prestasi Kemenangan sejati memberikan kebahagiaan yang sejati, yang tak mungkin diraih dengan niat yang bernoda. Meraih keberhasilan diri adalah memenangkan pertandingan dengan rasa takut, keengganan, kesombongan, dan semua beban yang menghambat saat akan memulai. Dibutuhkan kesungguhan dan niat yang kuat.

Alasan-Alasan Enggan Untuk Berlatih:

Jenuh dengan Kihon.
Kihon dilakukan biasanya membutuhkan separuh waktu dari setiap sesi latihan. Marilah kita mencoba memahami Kihon. Kihon saya ibaratkan abjad dari sebuah tulisan dan Jiyu Kumite saya ibaratkan dengan menulis. Jadi Logikanya adalah kita harus benar-benar paham dan bisa abjad dulu sebelum menulis. Semakin kita paham abjad maka mudahlah kita untuk menulis. Semakin memahami Kihon dengan benar dan melakukan dengan sungguh-sungguh maka jiyu kumitenya juga akan bertambah baik. Saat melakukan gerakan Kihon perhatikan baik-baik. Apakah kepalan sudah benar dan pukulan bertenaga? Apakah tendangan sudah benar? Dan lain sebagainya... Jangan mudah merasa puas dengan yang dimiliki, sampai kapanpun. Perbaiki terus teknik dasar (Kihon) dengan sungguh-sungguh. Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk malas atau jenuh mengikuti Kihon. Kihon adalah nyawa Jiyu Kumite.

Latihan yang monoton.

Latihan lain yang terasa membosankan adalah setiap latihan hanya: kihon, idogeiko, kata dan kadang-kadang jiyu kumite.

Dibutuhkan kecerdasan dan kekreatifan dari guru yang ada di depan.

Kalau boleh saya sedikit menyarankan, sebaiknya tidak melakukan latihan yang sarat dengan tekanan dan paksaan agar kita harus tidak jenuh. Banyak variasi lain yang sekarang banyak dilupakan, misalnya: lari keluar dojo, pelenturan berpasangan, ipon kumite, samwon kumite, latihan target dengan box, latihan tangkis pukul/tendang berpasangan, teknik Kumite dan latihan lainnya. Perlu juga terkadang kita evaluasi bersama atau diadakan rapat dojo guna kemajuan Perguruan. Buatlah setiap latihan dengan menambah pemahaman baru. Ingat 4 S!.. Serius tetapi Santai, Santai tetapi Serius.

Resep jitu agar tidak mudah bosan adalah mempererat tali kekeluargaan antara anggota Akademi kyokushin, jangan lupakan dengan silaturahmi (mempererat tali persaudaraan) kepada sempai atau sesama teman seperguruan.
OSU!

SP. GANDI ALI M

Kejuaraan antar pelajar ( Oleh SP.GANDI ALI M)


OSU.
Kejuaraan tingkat pelajar antar dojo dengan tingkat Nasional baru saja terselenggara kemarin. Pada kejuaraan yang pertama kali diadakan oleh Akademi Kyokushin kita ini berlangsung SUKSES.

Dalam suatu pertandingan memang harus ada yang kalah karena harus ada yang menang. Tetapi dalam Kumite Kyokushin, dapat juga dilakukan diskualifikasi dan dinyatakan kalah keduanya bila peserta melakukan permainan sabun.

Jiyu Kumite tidak bisa dikesampingkan karena tanpa Jiyu Kumite maka Karate hanyalah olahraga biasa. Pernah diterangkan sebelumnya, Jiyu Kumite adalah puncak terapan dari kita belajar teknik Karate. Jadi Jiyu Kumite sebenarnya adalah salah satu bentuk latihan. Jiyu Kumite kadang dirasa berat dan kadang menakutkan, itu semua terjadi bilamana kita tidak siap. Maka sebaiknya kita ingat kembali tujuan dari Kyokushin karate, adalah membentuk orang menjadi siap dalam setiap situasi dan kondisi.

Setiap 2 minggu sekali (paling tidak) anda harus selalu berangkat ke dojo, membentuk diri, mental, kemampuan, watak dan budi pekerti. Lalu setiap waktu yang dijadwalkan kita melakukan ujian untuk kenaikan tingkat. Tingkatan yang disandang nantinya, merupakan cerminan dari kedewasaan penjiwaan dalam KYOKUSHIN.

Sabuk Biru beberapa sudah mampu kumite dengan cukup baik, tapi sabuk hitam juga ada yang melakukan kumite kurang baik. Tetapi bagi mereka yang menyandang black belt pasti lebih mengerti dengan nilai sebenarnya dari Kyokushin. Oleh Karenanya diharapkan kita harus menghormati terhadap yang lebih senior. Inilah cerminan salah satu pendidikan sopan santun dan budi pekerti dari Kyokushin.

Tingkatan dan kemampuan yang anda raih selama ini adalah hasil dari usaha kecil yang anda lakukan selama ini. Keberhasilan tidak didapat dengan begitu saja. Dibutuhkan ketekunan untuk terus berusaha.Ketekunan adalah kemampuan untuk bertahan ditengah tekanan dan kesulitan. Anda harus terus melangkah, jangan sampai berhenti pada langkah awal. Setiap langkah menaikkan diri anda. Pepatah mengatakan ribuan anak tangga dimulai dari 1 anak tangga. Langkah awal dimulai dari diri kita sendiri. Karena itu mulailah kemajuan berawal dari hati, kemudian pikiran dan usaha yang dilakukan. Ketekunan akan hadir bila apa yang dilakukan berawal dari hati.

OSU..!

MARET,2009
SP.GANDI ALI M

Apakah anda seperti wortel, telur atau kopi?"




OSU.
Alkisah Seorang koki, ke dapur dan mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.


Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.
"Ketika kesulitan mendatangi, bagaimana anda menghadapinya?


Apakah anda seperti wortel, telur atau kopi?"
Apakah anda adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, Anda menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatan."
"Apakah Anda adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hati anda menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah anda menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?."


"Ataukah Anda adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat."
"Jika Anda seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, Anda akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik."


Dalam ajaran dojo ditekankan untuk melakukan dengan penuh kesungguhan. Menggembleng pribadi untuk menjadi manusia yang lebih berprestasi dan yang lebih penting yaitu memiliki mental untuk menghadapi kenyataan dunia yang terkadang harus berhadapan dengan penderitaan dan kesulitan. Orang yang berlatih Kyokushin dengan sungguh-sungguh tidak akan menjadi orang yang cengeng, repot mengasihani diri atau pecundang.


Dalam Dojo, kita DIBENTUK menjadi insan yang kuat lahir batin.
Mari kita selalu berusaha menggali kemampuan dalam diri kita. Bangunkan Raksasa yang ada didalam diri kita, dan kendalikan Raksasa ini dengan kemampuan dan kecerdasan.
"Ada Raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu, kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri".


OSU.
SP. GANDI ALI. M
FEBRUARI 2009

Senin, 30 Maret 2009

TATA CARA I.K.O. KYOKUSHIN-KAIKAN, " Jalan Seni Beladiri diawali dan diakhiri dengan kesopanan "

01. Para murid harus memberikan hormat dengan mengucapkan "OSU" sambil membungkuk badan ketika masuk kedalam sekolah / gedung perguruan karate dan ketika masuk ketempat latihan / dojo. Pada saat memasuki ruangan dojo, para murid harus memberikan hormat dengan mengucapkan "OSU" mengarah kedepan dojo atau daerah "Shinzen", kemudian mengarah ke murid-murid yang telah berada didalam dojo .
02. Para murid harus berusaha tiba di dojo tepat waktu. Mereka yang terlambat , setelah menghormat kedepan kemudian berlutut dalam posisi "Seiza" (sikap upacara) dengan sikap "Mokuso" dan menunggu dipanggil oleh Pelatih . Pada saat dipanggil, sementara masih dalam posisi Seiza, memberi hormat dengan mengucapkan "OSU" atau "Maaf, telah mengganggu" , kemudian berdiri dan bergabung dibaris paling belakang .
03. Para murid harus selalu menjaga dirinya dan segala perlengkapan latihan seperti Do-gi, Pelindung Kaki, Sarung Tinju, dll dalam keadaan bersih dan tidak bau serta mengingatkan lainnya melakukan hal serupa . Hanya Do-gi bersih yang dikenakan dan jangan berkesan jorok. Logo Kyokushin dalam huruf Kanji hanya diijinkan diletakkan pada posisi daerah dada kiri, tidak disembarang tempat . Do-gi yang robek harus segera dijahit kembali. Membiarkan perlengkapan latihan dan Do-gi yang kusut secara terus menerus, memberikan kesan tidak bersemangat, baik terhadap sesama murid maupun terhadap dojo ditempatmu latihan .
04. Jangan membetulkan letak do-gi / sabuk (o-bi) selama dalam latihan sebelum diijinkan oleh Pelatih. Apabila mau membetulkan do-gi / o-bi, lakukan dengan cepat dan tidak berisik sambil menghadap kesamping .
05. Tunjukkan rasa hormatmu yang pantas pada para Senior dan murid lebih tua . Semua murid harus berdiri dan mengucapkan "OSU" ketika Senior mereka atau setiap Penyandang Sabuk Hitam memasuki ruangan .
06. Sebelum menyalami Senior atau Pelatihnya, para murid harus mengucapkan "OSU" sambil membungkuk secara pantas dan lakukan hal yang sama pada saat mau berpisah. Peraturan ini juga harus tetap dijaga di luar Do-jo , karena kita harus selalu menghargai Senpai kita. Apabila kita tidak mengetahui tingkatan seseorang, selalu beranggapan seolah-olah dia adalah lebih senior darimu .
07. Bila dalam suatu peristiwa dimana kita harus bersalaman, lakukan dengan kedua tangan untuk menunjukkan kepercayaan dan kerendahan hati dan katakan "OSU". Ini berlaku juga diluar Do-jo dan khususnya terhadap tingkatan lebih Senior .
08. Para murid harus menjawab pertanyaan atau instruksi dari senior atau Pelatih nya dengan "OSU" yang keras dan laksanakan dengan reaksi yang cepat atas instruksinya . Respon yang pelan atau acuh tak acuh menunjukkan sikap yang tidak sopan .
09. Selama dalam latihan para murid harus memfokuskan pada teknik-teknik latihan dan jangan membiarkan pikiran atau matanya berkeliaran . Setiap saat tunjukkan rasa hormat dan penghargaan yang tulus terhadap Pelatih atau teman latihan lainnya. Jangan mengikuti latihan tanpa adanya semangat dan kesungguhan .
10. Pada saat murid diijinkan duduk dalam posisi rileks dalam suatu latihan, maksudnya rileks dari posisi "Seiza" dan duduk dengan posisi "Anza" (gaya India), posisi rileks. Selama dalam posisi ini ,jaga sikap tenang, jangan mengajak temannya bicara karena dapat mengganggu pengarahan-pengarahan dari Pelatih .
11. Para murid dilarang meninggalkan dojo tanpa ijin dari Pelatih . Bila ada hal yang mendesak dan kamu harus berangkat dengan segera, lakukan dengan sikap yang sopan dan jelaskan keperluannya dengan cepat .
12. Untuk menghindari kemungkinan cidera, para murid dilarang mengenakan perhiasan, jam tangan atau perhiasan lain yang tajam selama dalam latihan .Kacamata berukuran diperkenankan, tetapi selama Jiyu Kumite, sebaiknya dilepaskan atau menggunakan kontak lensa .
13. Secara tradisi, dojo adalah tempat yang dihormati, dianggap suci, oleh karena itu para murid seharusnya tidak mengenakan topi atau sejenisnya atau menggunakan bahasa kotor dilingkungan sekolah Karate dan ditempat Dojo . Juga jangan mengenakan sepatu / sandal memasuki arena dojo. Tidak ada makanan, minuman, permen, merokok , yang diijinkan disekitar lingkungan sekolah Perguruan Karate.
14. Para murid harus membantu membersihkan Dojo setelah selesai latihan . Secara umum, para murid harus selalu ikut menjaga Dojo mereka sebagai tempat yang khusus dan yang disayangi .
15. Para murid harus menghargai kesetiaan kawan di Dojo dan tidak merusak Jalan Kebenaran Kyokushin dengan tidak sportif, tingkah laku yang jahat atau mengecilkan hati, juga tidak membawa perasaan yang negatif dalam Jiyu Kumite, dimana suasana untuk merugikan orang lain dapat timbul secara tidak hati-hati .
16. Seluruh anggota harus menahan diri dari gosip dan komentar yang menjelekkan murid, perguruan atau aliran seni beladiri lain .
17. Para murid yang berkeinginan berpartisipasi didalam kejuaraan - kejuaraan Kyokushin , harus berkonsultasi dulu dengan Sensei nya sebelum mendaftar .
18. Para murid yang berkeinginan mengunjungi dojo Kyokushin yang lain, harus minta ijin dengan Sensei atau Pelatih nya terlebih dahulu . Para murid yang berkeinginan mengunjungi Perguruan Kyokushin lain diluar negaranya, harus memiliki Kartu Anggota Internasional dan membawa surat rekomendasi dari Sensei nya. Selama berada di Perguruan tersebut selalu menjaga sikap hormatnya, kesopanan dan kerendahan hati terhadap murid-murid lain dan Pelatih disana .
19. Semua murid harus selalu menjaga tingkah laku mereka didalam dan diluar dojo sedemikian rupa agar tidak merusak nama baik IKO KYOKUSHINKAIKAN . Para murid dilarang keras menggunakan teknik-teknik Karate yang diperoleh untuk menciderai orang dengan sengaja, kecuali untuk mempertahankan nyawanya atau orang yang dikasihi dalam keadaan terancam .
20. Para murid harus berusaha dengan sungguh-sungguh bersikap ramah dan menahan diri dalam kehidupan sehari-hari, menjaga sikap tenang, adil dan bermoral dalam melakukan segala hal. Jangan melupakan Spirit Kyokushin : " Selalu tundukkan kepala ( rendah hati ), angkat mata tinggi-tinggi ( memiliki ambisi ) ,sedikit bicara ( perhatikan pembicaraan orang ) dan berhati yang ramah ( mem-perlakukan orang lain dengan sopan dan hormat ). Perlakukan orang lain dengan keramahan ;anak berbakti adalah titik awal ( melayani orang tuamu dengan baik )" .
"Tujuan yang paling tinggi dari seni ' Kyokushin Karate' tidak terletak pada kemenangan atau kekalahan, tetapi terletak pada kesempurnaan karakter dari para pengikutnya ".

MASUTATSU OYAMA

Sapta Prasetya Dojo


1. Saya akan selalu taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar saya diberi kekuatan untuk menghadapi cobaan dan tantangan.
2. Saya akan selalu menggembleng Jiwa dan Raga saya, untuk membentuk fisik yang sehat, cantik dan perkasa, mental yang kuat dan semangat yang pantang menyerah.
3. Saya akan selalu mendidik diri saya, dengan pekerti-pekerti yang luhur, dan mempraktekkan dalam kehidupan.
4. Saya akan selalu menjiwai nilai-nilai yang berharga dari seni bertarung Kyokushin, sesuai dengan budaya bangsa.
5. Saya akan selalu mendarma baktikan diri saya, untuk kejayaan nusa dan bangsa.
6. Saya akan selalu menjunjung tinggi kejujuran dan kebenaran di atas segalanya.
7. Saya akan selalu menjalankan disiplin latihan seni bertarung Kyokushin sepanjang hidup saya.

Qi Gong Ilmu Kesehatan Tiongkok kuno yang sangat bermanfaat.


Prakata

Ada sebuah kata-kata bijak yang mengatakan : Bagi kita, kesehatan memang bukan segalanya, tetapi jika kita kehilangan kesehatan, maka kita akan kehilangan segala-galanya!
Kesehatan adalah harta yang tidak ternilai dalam kehidupan kita, jika kita tidak ingin kehilangan kesehatan, maka kita harus selalu menjaga dan memelihara kesehatan, agar kesehatan tidak mudah sirna dalam kehidupan kita, sebab uang (berapapun!) tidak bisa membeli atau mengembalikan kesehatan! Pada umumnya kelalaian yang kita lakukan adalah : kita hanya fokus dan peduli dengan ilmu pengobatan penyakit, tetapi lupa dan lalai mempelajari ilmu menjaga dan memelihara kesehatan! Akibatnya sangat jelas, yaitu : penyesalan!

Qi Gong, ilmu menjaga dan memelihara kesehatan.

Qi Gong adalah ilmu kesehatan Tiong kok yang telah memiliki sejarah ribuan tahun, Qi Gong adalah hasil interaksi umat manusia dengan alam, serta buah perjuangan panjang tiada akhir umat manusia melawan penyakit.
Qi Gong bersama Chung Yu (ilmu pengobatan Tiong kok) dan Zhen Qiu (tusuk jarum dan Moxa), merupakan tiga pusaka kesehatan Tiong Kok kuno, jika Chung Yu dan Zhen Qiu merupakan ilmu pengobatan untuk menyembuhkan orang sakit, maka Qi Gong adalah ilmu untuk menyembuhkan, memulihkan, memelihara dan menjaga kesehatan.
Qi Gong memiliki teori dan falsafah yang sama dengan ilmu pengobatan Tiong Kok dan tusuk jarum, yaitu teori Yin Yang U Sing (positif negatif dan lima unsur), teori Jing Luo (meridian/jalur Qi didalam tubuh ), dan teori Zang Fu (organ yang berada didalam rongga dada dan lambung ).

Teori Yin Yang.

Teori Yin Yang berpendapat, bahwa alam semesta kita dikuasai oleh hukum Yin Yang (positif negatif), teori Yin Yang tidak bisa dipisahkan dengan hukum Dui Li Tong Yi (pertentangan dalam kesatuan), dan hukum Dui Ti Tong Yi terikat dengan hukum Dong (gerak/dinamika), Bian (perubahan), dan He (harmoni), teori Yin Yang berpendapat, bahwa tidak ada kehidupan yang abadi dan pasti, semuanya berada dalam hukum dinamika dan perubahan, ketika dinamika dan perubahan didalam dua unsur yang saling bertentangan dalam kesatuan mencapai titik harmoni, maka akan lahirlah kekuatan dan kehidupan baru! Demikian juga jika kehilangan dinamika dan kekuatan untuk berubah, maka kehidupan tersebut akan berhenti dan sirna!

Teori U Sing.

Teori U Sing (lima unsur, logam, kayu, air, api dan tanah), terikat hukum Xiang Sheng Xiang Ke (saling menghidupi dan saling mematikan), lima unsur juga berinterakasi dengan lima organ dalam (jantung, ginjal,paru,hati dan limpa) dan lima arah (selatan,utara,barat,timur dan tengah), yaitu : organ jantung unsurnya api arahnya selatan, organ ginjal unsurnya air arahnya utara, organ paru unsurnya logam arahnya barat, organ hati unsurnya kayu arahnya timur, sedangkan organ limpa unsurnya tanah arahnya tengah, ketika unsur Yin Yang dan U Sing dalam kondisi harmoni, maka kita akan sehat, tetapi jika terjadi ketidak seimbangan Yin Yang didalam tubuh kita, maka kita akan sakit, dan ketika terjadi disharmoni diantara U Sing, maka akan terjadi komplikasi!

Teori Jing Luo.

Jing artinya adalah jalur, sedangkan Luo adalah jaring, Jing membujur dan melintang, berada dibawah kulit dan berada didalam daging, Jing pecah menjadi cabang, dari cabang berkembang lagi menjadi ranting, menjadi ratusan jalur, yang menghubungkan ribuan Xue Wei/titik akupuntur, saling silang menyilang membentuk Luo/jejaring yang menyelimuti seluruh tubuh, dan menghubungkan seluruh organ tubuh menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan,
Teori Jing Luo berpendapat, bahwa Jing Luo adalah jalur untuk mendistribusikan Qi dan Xue/darah keseluruh tubuh, menyalurkan Wei Qi/energi untuk pertahanan/kekebalan tubuh, dan menghubungkan seluruh organ dalam.
Teori Jing Luo mengatakan, Qi adalah induk dan komando dari darah, jika Qi bergerak darahpun mengalir, jika Qi melemah, maka darahpun akan bergerak lambat..

Apakah Qi Gong itu?

Qi Gong kalau diterjemahkan adalah ilmu tentang Qi (energi kehidupan), pada jaman dahulu disebut juga Dao Yin Fa (ilmu mengarahkan dan melancarkan), Tu Na Fa (ilmu mengeluarkan dan menampung), Zuo Chan (duduk bermeditasi), Zhan Zhuang (berdiri menonggak), Nei Gong (ilmu tenaga dalam), Xing Gong (ilmu gerak), Wo Gong (ilmu berbaring) dll, setelah Tiong Kok merdeka, semuanya disebut Qi Gong.

Jenis Qi Gong.

Qi Gong ada dua jenis, yaitu Ying Qi Gong (keras) dan Ruan Qi Gong (lunak), yang keras termasuk seni bertarung (ilmu baju besi, ilmu pelindung lonceng emas, ilmu perjaka dll), yang lunak termasuk dalam ilmu kesehatan, jadi kita jangan sampai keliru didalam memilih dan belajar Qi Gong, jika kita berusia setengah baya/tua, ingin belajar Qi Gong untuk kesehatan, tetapi keliru belajar Qi Gong untuk bertarung, maka hasilnya bukan kesehatan yang kita peroleh, tetapi justru penyakit yang akan kita dapat, maka kita bisa kena hipertensi, bahkan terserang stroke, (dalam cerita-cerita silat disebut Zuo Huo Ru Mo), karena organ-organ dalam sudah lemah dan otot-otot sudah rapuh.
Bagaimana kita membedakan Qi Gong yang keras dan yang lunak? Qi Gong keras bertujuan untuk menguatkan pukulan dan tendangan, juga memperkeras bagian tubuh agar kebal, Qi Gong keras memiliki cara olah napas yang khas, yaitu menarik napas sedalam-dalamnya, menahannya dan menyalurkan/membuangnya, jika kita melakukan Qi Gong keras, kita pasti akan kelelahan, sedangkan Qi Gong lunak justru kebalikannya, menarik napas dan menyimpan kedalam Dan Tian (tempat penyimpanan Qi didalam tubuh), setelah latihan badan akan terasa segar dan bugar.

Qi Gong kesehatan.

Qi Gong kesehatan adalah ilmu yang mengolah tubuh bagian luar, dalam dan jiwa dengan memadukan unsur : olah raga, olah napas, olah dalam, olah Qi, olah batin (pikiran yang tidak diutarakan), dan olah jiwa, Qi Gong adalah satu-satunya ilmu kesehatan yang mengolah dan melatih tubuh bagian luar (otot, kulit dan tulang), bagian dalam (organ dalam, organ pencernaan, organ pembuangan, dan organ reproduksi), melancarkan peredaran Qi dan Jing Luo, mengendalikan perasaan (bahagia, marah, sedih, gembira, gelisah, stres dan takut), mengalahkan hawa napsu (makan, minum, sex, harta, popularitas, kedudukan, dan pamrih), karena kelima faktor inilah yang menentukan proses penuaan dan kesehatan kita!
Jadi jelas sekali, sebuah ilmu baru bisa disebut Qi Gong jika mengandung tiga unsur, yaitu : Diao Shen/olah raga, Diao Xi/olah napas, dan Diao Shen/olah batin/jiwa, untuk mengenal Qi Gong lebih lanjut, mari kita ulas satu persatu.

1. Olah raga.

Tubuh kita bagian luar terdiri dari kulit, otot dan tulang, ketika kita telah melewati usia pertumbuhan, maka sesuai dengan hukum alam, maka kita akan menjalani proses penuaan, kulit, otot dan tulang kita akan mengalami penyusutan secara perlahan tapi pasti, tak pelak lagi kulit kita akan menjadi keriput, otot kita akan menyusut/ mengkeret hingga 40%, tulang kita akan mengalami pengeroposan, dan sendi-sendi akan mengalami proses pengapuran! Para ilmuwan kesehatan telah membuktikan, bahwa olah raga yang teratur dan terarah, akan menghambat proses penuaan.
Salah satu teori Qi Gong adalah : Song (kendor/lemas), jika tubuh kendor/lemas maka aliran Qi menjadi lancar, jika tubuh kaku/tegang, maka aliran Qi akan melambat bahkan akan mengalami kebekuan! Untuk melemaskan tubuh, diperlukan olah raga, olah raga pada Qi Gong diwujudkan dalam Xing Gong (ilmu gerak), pada perguruan Qi Gong Bangau, ditemui pada pelinciran dan peregangan sebelum latihan, dan lima jurus Bangau, jelas sekali teknik pelinciran sendi2 dari ujung kepala hingga kaki, akan menjaga kelinciran sendi2 dan tulang2 pada tubuh kita, sedangkan teknik peregangan akan menjaga kelenturan otot2 pada tubuh kita, sedangkan jurus Bangau akan melancarkan meridian, dan membuka titik-titik akupuntur disekujur tubuh!

2. Olah napas/Olah dalam.

Pada hakekatnya ada dua metode pernapasan, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut, pernapasan alami dan pernapasan terbalik, selain itu masih ada beberapa macam teknik pernapasan, yaitu : pernapasan hidung, pernapasan mulut, kombinasi pernapasan hidung dan mulut, pernapasan dengan pori-pori kulit, pernapasan janin, pernapasan kura-kura dan lain-lain.
Teknik bernapas Qi Gong kesehatan bertumpu pada napas perut (napas janin) yang alami, yaitu menarik napas dari hidung, perut dikembungkan, dan menghembuskan napas dari hidung, perut dikempeskan, napas harus panjang, dalam, halus dan konstan. Secara ilmiah bisa dibuktikan, bahwa pernapasan berhubungan langsung dengan organ jantung dan paru, pernapasan akan mempengaruhi detak jantung dan aliran darah, jika napas pendek2 maka detak jantung akan bertambah cepat, darahpun mengalir deras, jika napas panjang maka detak jantung menjadi pelan, aliran darah mengalir tenang, selain itu teknik pernapasan Qi Gong, juga secara signifikan akan menambah dan memaximalkan kemampuan paru untuk menyimpan oksigen, dan membuang lebih banyak CO2, ilmu kesehatan membuktikan, bahwa kandungan VO2 max yang tinggi, dan CO2 yang rendah, sangat mempengaruhi kesehatan dan kebugaran, jadi tak terbantahkan, bahwa teknik pernapasan Qi Gong, akan mengexploitasi dan memaximalkan kemampuan organ jantung dan paru kita, sehingga kita bisa lebih sehat dan panjang umurnya!
Disamping itu, napas perut secara sistematis akan memijat, menggerakkan, dan merangsang organ-organ pencernaan, pembuangan, dan reproduksi yang berada didalam lambung, dan kesehatan kita jelas sekali tidak bisa dipisahkan dengan fungsi pencernaan, pembuangan dan reproduksi!
"Ze Ran (alami)" adalah teori Qi Gong yang ada kaitannya dengan olah napas, jadi dalam berlatih Qi Gong, kita harus memakai metode yang alami, dalam arti kita harus bernapas dengan hidung, serta tidak boleh menahan napas, teori Qi Gong mengatakan : Shun Wo Zhe Sheng, Ni Wo Zhe Wang, (yang selaras dengan alam akan hidup, yang menentang alam akan binasa!).
Jadi pada hakekatnya, melalui olah napas, kita juga melakukan olah organ dalam.

3. Olah batin / Olah Jiwa.

a. Olah Qi.

Teori Chung Yu dan Zhen Qiu membuktikan, bahwa pada tubuh kita terdapat ribuan titik-titik akupuntur, titik-titik tersebut dirangkai oleh ratusan meridian-meridian, yang berfungsi untuk menyalurkan Qi dan darah keseluruh organ tubuh, teori Qi Gong mengatakan : Qi akan bergerak sesuai dengan batin kita, Qi juga induk dan komando dari darah, jika Qi bergerak, maka darah akan mengalir, jika Qi melemah, maka darahpun akan melambat! Selain itu, olah Qi tidak bisa dipisahkan dari olah napas, pada waktu kita menarik napas, maka Qi akan bergerak naik, pada waktu membuang napas, Qi akan bergerak turun.
Xing Gong/ilmu gerak atau jurus, dirancang untuk melancarkan meridian (ilmu Qi Gong hanya menitik beratkan pada Shi Er Jing Mai/12 meridian umum, yaitu: Shou San Yang/tiga meridian tangan unsur Yang, Shou San Yin/tiga meridian tangan unsur Yin, Zu San Yang/tiga meridian kaki unsur Yang, dan Zu San Yin/tiga meridian kaki unsur Yin, dan Qi Jing Ba Mai/8 meridian istimewa, yaitu: Du Mai, Ren Mai,Chong Mai, Dai Mai, Yin Qiao Mai, Yang Qiao Mai, Yin Wei Mai, dan Yang Wei Mai) dan membuka titik akupuntur, misalnya Bai Hui (ubun-ubun), Lao Gung (berada ditelapak tangan), Yung Qian (berada ditelapak kaki), dan Tan Dian/tempat menyimpan Qi (ada tiga, atas, tengah dan bawah, atas ada didahi, tengah berada ditengah dada dan pusar, bawah berada ditengah pusar dan kemaluan, satu garis vertikal dengan ubun-ubun), pada waktu melakukan gerakan, kita juga melakukan olah napas dan olah batin untuk melancarkan meridian, menggerakan Qi, dan membuka titik-titik akupuntur.
Sedangkan pada ilmu Jing Gong (ilmu diam), meliputi teknik berdiri menonggak, duduk, berlutut, bersila dan berbaring, olah Qi dan olah batin digunakan untuk mengambil Qi/energi dari alam untuk menambah/mengisi Qi yang ada didalam tubuh, untuk disimpan/ditampung didalam Dan Tian, melancarkan meridian), menyalurkan Qi keseluruh tubuh, serta memutar Qi sesuai orbit Qi didalam tubuh (ada dua orbit, orbit kecil/jalur Ren Mai meridian depan, Du Mai meridian belakang, Chong Mai meridian tengah, disimpan di Dan Tian bawah, dan orbit besar/jalur 12 meridian umum, disimpan di Dan Tian bawah).
Pada hakekatnya, olah Qi dan Jing Luo tidak bisa dipisahkan dengan olah batin, ketika kita menggerakan Qi dan melancarkan Jing Luo (12 meridian umum dan 8 meridian istimewa) dengan kekuatan batin, dan memutar Qi sesuai dengan orbit, sebenarnya kita sedang belajar konsentrasi, dan menghilangkan pikiran-pikiran yang berada dalam pikiran kita, karena jelas sekali pikiran yang diakibatkan oleh gejolak perasaan dan hawa napsu, akan mengganggu peredaran Qi didalam tubuh, dan mengganggu kesehatan, tujuan akhir dari ilmu diam adalah pencapaian kondisi Xu, Wu, Tian Dan (kosong, tidak ada dan hampa), atau sering disebut sebagai puncak meditasi, dimana tubuh dan jiwa kita, berada dalam kondisi harmoni!

b. Olah perasaan.

Manusia itu terdiri dari 3 unsur, yaitu : fisik, perasaan dan hawa napsu, interaksi dari ketiga unsur akan menimbulkan pikiran dan pekerti, pikiran dan pekerti sangat mempengaruhi, serta menentukan kesehatan kita!
Teori Qi Gong mengajarkan, perasaan sangat mempengaruhi kesehatan, misalnya, gembira menghantam jantung, marah memukul hati, stres melukai limpa, gelisah mencederai paru, ketakutan merusak ginjal! Selain itu perasaan-perasaan yang tidak terkendalikan, akan menyebabkan kacaunya peredaran Qi, misalnya, waktu gembira, Qi bergerak lambat, bila marah Qi akan bergerak naik, jika takut, Qi akan bergerak turun, kala sedih, Qi akan terkuras, ketika kaget, Qi akan menjadi kacau, terlalu capai, Qi akan berkurang, jika kita dalam kondisi stress akan mengakibatkan Qi menjadi beku!
Pendiri perguruan Qi Gong Bangau, guru besar Zhao Jin Xiang mengajarkan : "Belajar Qi harus belajar budi pekerti.", "Belajar Qi harus melatih tiga hati, yaitu : Xin Xin/percaya diri, Jue Xin/kemauan keras, dan Heng Xin/konsisten."
Pada hakekatnya, proses belajar Qi Gong adalah proses penyempurnaan jiwa (pengendalian perasaan dan mengalahkan hawa napsu), dan pendidikan pekerti-pekerti luhur, jadi dalam proses belajar (apapun!), jika kita bisa mengendalikan fisik yang manja, perasaan yang pembosan, hawa napsu yang serakah dan pekerti yang malas (bukan sebaliknya), kita pasti akan mendapatkan hasil! “ Gong Fu Bu Fu You Xin Ren, ilmu (apapun) tidak akan pernah mengecewakan orang yang mempunyai kemauan! “
Guru besar Zhao Jin Xiang juga mengatakan : “ Zhu Ren Wei Le, membantu orang sebagai kesenangan “, makin banyak membantu orang, makin banyak kegembiraan, " Seorang yang memiliki ilmu Qi Gong yang tinggi, pasti memiliki moral yang mulia, mental yang kuat, semangat yang tinggi, budi pekerti yang luhur, serta memiliki fisik yang sehat!"

c. Olah hawa napsu.

Kesehatan kita tidak bisa mengesampingkan kemampuan kita mengalahkan hawa napsu (makan, minum, sex, harta, popularitas, kedudukan, dan pamrih/egois), karena Wu Ji Bi Fan, segala sesuatu jika berlebihan pasti akan menjadi bencana! Menghadapi keserakahan hawa napsu, kita harus bisa Shi Kou Er Zhi/berhenti ketika sudah cukup! Setiap manusia pasti memiliki hawa napsu, tetapi jika kita ingin hidup sehat jiwa raganya dan bahagia, seyogyanya kita tidak mengumbar hawa napsu kita, tetapi bisa memelihara dan mengendalikannya!
Salah satu dari hawa napsu yang setiap hari kita hadapi adalah makan, ada sebuah kata bijak yang mengatakan : kesehatan kita adalah apa yang kita makan! Sebuah pepatah dari Tiong Kok juga mengatakan : Bing Cong Kou Ru, penyakit itu masuk dari mulut! Jelas sekali kesehatan kita tidak bisa dipisahkan dengan apa yang kita makan, jadi tidak bisa dibantah lagi, jika kita ingin sehat, maka kita harus belajar dan mengetahui apa yang harus kita makan, apa yang harus kita kurangi, dan apa yang harus kita pantang!
Secara umum kita semua pasti sudah mengerti tentang ilmu gizi, misalnya, kita membutuhkan makanan yang beragam untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita, seperti karbohidrat untuk dirubah menjadi energi/tenaga, protein untuk regenerasi sel-sel tubuh yang mati, mineral dan vitamin untuk mendukung proses metabolisme tubuh, serat untuk membantu proses pembersihan kotoran dan pembuangan.
Karbohidrat didapat dari nasi, terigu, palawija, umbi-umbian, gula dll, protein didapat dari daging (sapi, babi, kambing dan unggas), ikan laut dan tawar, telur, susu dan produk-produk dari susu, kacang-kacangan dll, sedangkan mineral, vitamin dan serat terdapat di palawija, sayur-sayuran, buah-buahan dll.
Kebutuhan kita akan karbohidrat dan protein setiap harinya tidaklah banyak, secara umum kurang lebih hanya 2 gram dikalikan berat badan kita, jika kita memiliki berat 60 kg gram, dikalikan 2 gram maka kita kurang lebih hanya butuh 120 garam perhari, kebutuhan sebesar itu jelas tidak dikonsumsi sekaligus, tetapi dibagi menjadi 3 x sampai 5 x sehari, (secara ilmiah, porsi makan yang kecil, selain tidak akan memberatkan organ pencernaan kita, juga akan memaximalkan penyerapan), biasanya kesalahan kita adalah pola makan dalam porsi yang berlebihan, juga tidak proporsionalnya kandungan karbohidrat, protein, dengan mineral, vitamin dan serat!
Karbohidrat yang berlebihan akan diubah oleh tubuh kita menjadi lemak dan disimpan didalam tubuh, minyak dan lemak jenuh yang tidak bisa diserap oleh tubuh akan menumpuk dialiran darah dan urat nadi, gula yang berlebihan akan menyebabkan kandungan gula darah meningkat, jelas sekali pola makan yang berlebihan pasti akan menimbulkan penyakit penyakit dalam yang mematikan, misalnya : darah tinggi, jantung koroner, diabetes dll, yang bisa memicu terjadinya komplikasi organ-organ tubuh yang lain, seperti hati dan ginjal! Sedangkan rokok dan perilaku sex yang tidak sehat, bisa memicu kanker, penyakit kelamin, bahkan aids!
Selain makan kita juga harus minum air dengan cukup, jelas sekali kita juga tidak bisa mengabaikan peran air dalam kesehatan, air sangat vital bagi tubuh kita, karena 70% dari tubuh kita terdiri dari air, air kalau mengalir pasti bisa membuang kotoran, tetapi jika melambat atau tersumbat, akan membusuk dan menimbulkan penyakit!
Secara umum kita membutuhkan kurang lebih 2 liter air perhari, yang harus diminum sedikit demi sedikit, kekurangan asupan air akan menyebabkan kacaunya metabolisme tubuh, memicu batu ginjal, batu empedu dan merusak ginjal, bahkan kondisi dehidrasi yang berat bisa merenggut nyawa kita!
Minuman yang kandungan alkoholnya rendah, seperti bir, bir hitam, anggur, whisky dll, jika dikonsumsi dalam takaran yang pas, sangat bermanfaat untuk kesehatan, tetapi biasanya kita lepas kendali, sehingga terjadi kecanduan, jelas sangat merusak kesehatan jiwa dan raga kita!
Tak pelak lagi kecerdasan makan dan minum kita, adalah kesehatan kita, demikian juga dengan kemampuan olah hawa napsu yang lain (sex, harta, popularitas, kedudukan, dan pamrih), sangat menentukan kesehatan jiwa dan raga kita!

Cuaca dan lingkungan.

Selain itu perubahan musim dan cuaca, juga akan mempengaruhi kesehatan kita, misalnya : musim hujan dan musim kemarau, suhu udara yang panas menyebabkan Qi buyar, suhu yang dingin akan menyebabkan Qi mengecil/mengkeret ! Untuk menjaga kesehatan kita, kita harus menyesuaikan pakaian, makanan dan minuman, seiring dengan pergantian cuaca dan suhu udara.
Demikian juga dengan lingkungan, lingkungan yang kotor, polusi udara, air dan suara, jelas akan sangat mempengaruhi kesehatan kita.

Teori Qing, Qi dan Sen.

Teori Chung Yu, Zhen Qiu dan Qi Gong berpendapat, bahwa: manusia memiliki tiga pusaka, yaitu : Qing, Qi dan Sen, Qing adalah materi yang membentuk kehidupan, Qi adalah energi yang memberi kehidupan, sedangkan Sen adalah hasil yang bisa kita lihat dari kinerja Qing dan Qi, kalau dianalogkan secara sederhana, maka Qing adalah balon lampu, Qi adalah listrik, begitu sekaklar di-on-kan, maka cahaya balon itu adalah Sen, jika balon hampir apkir, meski arus listrik kuat, maka cahaya akan redup dan berkedip, demikian juga walau balonnya baru, tapi voltase listrik turun, maka cahaya menjadi redup dan berkedip.
Qing ada Qing bawaan dari kedua orang tua, juga Qing yang didapat setelah dilahirkan, dari udara, air, dan makanan, demikian juga dengan Qi.
Qing, Qi dan Sen adalah tritunggal yang tidak bisa dipisahkan dan saling mempengaruhi, teori Qi Gong mengajarkan, bahwa Qi digerakkan dengan batin/pikiran, jika Qi bergerak, maka aliran darahpun lancar,. melalui olah raga, olah napas, olah batin dan olah Qi, dan olah jiwa, kita melancarkan meridian2, sehingga Qi dapat mensuplay energi keorgan (Qing) dengan baik, maka kita akan menjadi sehat (sen)!

Jiwa feodal dan tahayul.
.
Keberadaan Qi Gong telah memiliki usia ribuan tahun, dimana pada waktu itu, Tiong Kok masih berada dijaman feodal, jadi penyebaran Qi Gong sangat terbatas dikalangan elite kerajaan atau keluarga bangsawan. Setelah Tiong Kok merdeka, jiwa feodal makin terkikis dan mulai menyebar kekalangan masyarakat luas, puncaknya adalah pada tahun 80 an, dimana Qi Gong mencapai puncak perkembangannya, dan menyebar keseluruh pelosok dunia!
Disamping itu, karena pengaruh budaya masa lalu, Qi Gong sangat sarat dengan ajaran-ajaran tahayul, misalnya : dengan berlatih Qi Gong, orang bisa memiliki kekuatan supra natural, memasuki dimensi kehidupan yang lain, alias bisa melihat setan, memiliki kekuatan yang mampu menjungkir balikkan orang, bisa menyembuhkan orang dalam sekejab, menyembuhkan orang jarak jauh (bahkan sampai diujung duniapun), bisa hidup abadi, dan masuk kenirwana!
Saya tidak membantah, bahwa latihan Qi Gong memang bisa memunculkan bakat supra natural seseorang, tetapi orang yang memiliki bakat indigo tersebut, jumlahnya sangat minim! Yang banyak kita jumpai adalah orang-orang, yang memanfaatkan keabstrakan dan ketidak tahuan orang, dengan berbagai cara dan trik-trik tertentu, untuk menipu dengan tujuan-tujuan politis, serta menumpuk harta kekayaan!
Untuk belajar Qi Gong, kita harus memiliki sikap yang jujur dan tujuan yang benar, yaitu belajar Qi Gong untuk memperbaiki dan memelihara kesehatan, serta untuk menjalani kehidupan dengan lebih senang dan bahagia! Buang jauh-jauh jiwa feodal, tahayul, egois dan pamrih, karena sebuah ilmu baru bisa disebut berharga, jika makin banyak orang yang mempelajari dan mendapatkan manfaatnya! Hindari mengkultuskan ilmu atau orang, karena hanya akan menyesatkan dan menjerumuskan diri kita! Didalam mempelajari Qi Gong, gunakanlah nalar, akal sehat dan logika, sehingga kita tidak tertipu oleh segelintir orang yang memiliki pamrih tidak benar. Buang jauh-jauh budaya instan, karena didunia ini tidak ada ilmu yang instan! Untuk mendapatkan sebuah ilmu, kita mutlak harus selalu tiada henti untuk belajar, serta tiada mengenal lelah dan menyerah dijalan latihan!


Penyembuhan dengan Qi.

Qi bisa digunakan untuk menyembuhkan orang sakit, tetapi tidak semua orang yang latihan Qi Gong bisa menyembuhkan orang dengan Qi, hanya orang-orang yang sudah terlatih dan memiliki dasar Qi yang kuat, dan sudah mampu mengambil Qi dari alam, menguasai Qi didalam tubuh, serta mampu memutar Qi sesuai dengan orbit kecil dan orbit besar, dan bisa menyalurkan Qi ke Lao Gung (titik akupuntur yang berada ditelapak tangan), untuk memindahkan Qi kependerita, baru bisa menggunakan Qi untuk menyembuhkan orang, penyembuhan dengan Qi sangat manjur dan mujarab bagi penyakit-penyakit degeneratif, atau komplikasi yang diakibatkan oleh melemahnya organ dalam, bahkan kanker!
Pada umumnya ada dua metode penyembuhan dengan Qi, yaitu Fa Qi (mengambil Qi dari alam dan melepaskannya kependerita), Guan Qi (menggunakan Yuan Qi/qi murni dari dalam Dan Tian dan menyalurkan ke Lao Gung, menempelkan ke titik-titik akupuntur dan meridian penderita, sesuai dengan gejala penyakit), metode pertama jelas kurang bermanfaat, dan diragukan hasilnya, sedangkan metode yang kedua jelas sangat mujarab, bahkan bisa membuat mukjijat, tetapi sangat menguras Qi dan sangat merugikan penyalur, selain itu sipenyalur kalau dalam kondisi lemah, bisa terpapar oleh Bing Qi (qi penyakit) dan menjadi sakit!
Penyembuhan dengan Qi memerlukan waktu yang lama, selain sangat munguras Qi, juga merupakan tindakan yang sangat berat, jadi penyembuhan dengan Qi sangat tidak dianjurkan, kecuali dalam kondisi gawat darurat, jadi sebaiknya ketika sisakit sudah mulai sehat, dianjurkan untuk latihan Qi Gong untuk mengembalikan kondisinya, serta menuntaskan penyakitnya!

Rangkuman.

Ilmu kesehatan adalah ilmu yang sangat luas dimensinya dan holistic, serta mencakup banyak aspek kehidupan dan disiplin ilmu yang lain, misalnya : ilmu olah raga, olah napas, olah batin (kecerdasan emosi, kecerdasan menghadapi tantangan, dan kecerdasan jiwa), olah Qi, dan olah jiwa (pengendalian perasaan, hawa napsu, mental dan spirit, serta budi pekerti), ilmu gizi/makan, ilmu lingkungan dll.
Ilmu olah raga, ilmu olah napas, ilmu olah batin, ilmu olah Qi, ilmu olah jiwa, dan ilmu olah makan, adalah mata rantai ilmu kesehatan yang saling kait mengait, saling isi mengisi, serta tidak bisa dipisahkan.
Buang jauh-jauh anggapan dengan belajar ilmu kesehatan, misalnya: Qi Gong, Yoga, Tai Chi, meditasi, olah raga atau makan/minum suplemen kesehatan, kita langsung bisa menjadi sehat, panjang umur dan tidak bisa sakit! Tetapi jika kita tidak memperhatikan aspek-aspek dan ilmu-ilmu yang saya uraikan diatas, maka kita pasti akan kecewa dan tidak akan mendapatkan hasil seperti yang kita inginkan.
Selain itu, kita juga harus mewaspadai mitos suplemen/makanan tambahan yang diplesetkan menjadi makanan kesehatan, janganlah mudah percaya dengan promosi yang berlebihan, kalau tidak ingin tertipu! Selain itu jangan mengkonsumsi suplemen dan jamu-jamu yang tidak terdaftar, atau makan/minum daun-daunan, tumbuh-tumbuhan, buah buahan yang dimitoskan bisa menyembuhkan penyakit, Wu Ji Bi Fan, apapun (makanan, vitamin, obat, jamu, latihan) jika dikonsumsi secara berlebihan dan melebihi dosis, justeru akan mendapat hasil yang berlawanan!
Tulisan ini saya akhiri dengan ajaran dari guru besar Zhao Jin Xiang, "Berlatih Qi Gong harus membangun pondasi selama 100 hari ", " Qi Gong adalah ilmu 1000 hari ", " belajar Qi Gong ibarat mendaki gunung yang tinggi, makin keatas makin berat dan sulit, tetapi jika kita mau bertahan dan mendaki terus, suatu ketika kita pasti akan mencapai puncak tertinggi !", pepatah Tiong Kok kuno juga mengatakan, “ Gong Fu Bu Fu You Xin Ren, ilmu (apapun) tidak akan pernah mengecewakan orang yang memiliki kemauan." “Zhi Yao Gong Fu Shen, Tie Gan Mo Cheng Zhen, jika kita memilki kemauan, sebatang besi bisa kita gosok menjadi sebatang jarum." Kita harus memiliki semangat dari “Yu Gong Yi Shan, kakek lugu memindahkan gunung”, sedikit demi sedikit, akhirnya bisa memindahkan bukit!
Belajar Qi Gong ibarat mendaki gunung Everest, dikaki gunung selalu berkumpul banyak orang , ada yang mengagumi keindahannya, ada yang terpana memandang kemegahannya, ada yang ingin mendaki, tetapi tidak punya keberanian dan membatalkannya, ada yang baru mendaki sebentar langsung turun, karena bekalnya minim, serta peralatannya tidak memadai, ada juga yang sampai ditengah dan berhenti karena sudah merasa puas, ada juga yang tersesat dan tidak mendapatkan apa-apa, bahkan kehilangan nyawa, tetapi ada juga yang tidak pernah mengenal lelah dan puas, terus mendaki keatas! Tak pelak lagi, jika didalam mempelajari Qi Gong, kita memliki semangat nenek penggosok jarum dan kakek lugu memindahkan gunung, tiada pernah henti untuk belajar dan latihan, adalah hal yang tidak terbantahkan, bahwa : suatu hari nanti, kita pasti akan mencapai puncak!
Pada hakekatnya, proses latihan Qi Gong adalah proses pendidikan kejiwaan, keragaan dan budi pekerti, selama latihan terjadi pembajaan mental, pembaruan semangat, dan penghalusan budi pekerti, serta penempaan fisik! Melalui latihan, kita bersihkan diri kita dari perasaan bosan dan jenuh, melalui latihan, kita singkirkan hawa napsu kita yang serakah! Melalui latihan kita buang pekerti-pekerti kita yang rendah, misalnya manja, bosan, serakah, malas, sombong, rendah diri, bohong, mudah menyerah dll! Melalui latihan kita singkirkan penyakit didalam tubuh kita, melalui latihan kita mengeksplorasi dan mengeksplolitasi semaximal mungkin, energi-energi dan kemampuan tubuh kita yang terpendam, melalui latihan kita sempurnakan jiwa dan raga kita, serta tanpa mengenal lelah dan putus asa, tiada henti mencari jati diri kita, yang selama ini terkubur dalam-dalam didasar lautan keserakahan hawa napsu kita!



Daftar pustaka : Prambanan 2 Mei 2005.
1, Zhong guo he xiang zhuang qi gong. Zhao Jin Xiang.
2. Zi zai qi gong. Zhao Jin Xiang. Lie Chuan Xuan/Silvester Sebastian
3. Ilmu Akupuntur. Tse Ching San. ditulis ulang 2 September 2008.